CERVICAL SYNDROM (Apa itu HNP Cervical?)

nyeri leher

Untuk sebagian orang yang bingung dan bertanya apa itu HNP cervical, karena yang paling sering terjadi adalahb HNP Lumbal. Maka kurang lebih penjelasannya adalah sebagai berikut yang saya kutip dari blog yang tercantum dibawah ini 🙂 

 

 

 

 

 

Cervical syndrome adalah sindrome atau keadaan yang ditimbulkan oleh adanya iritasi atau kompresi pada radikssyaraf cervical yang yang ditandai dengan adanya rasa nyeri pada leher (tengkuk) yang dijalarkan ke bahu dan lengan sesuai dengan radiks yang terkena. Rasa nyeri yang dijalarkan ini disebut nyeri radikuler, artinya bahwa rasa nyeri tersebut berpangkal pada tempat perangsangan dan menjalar ke daerah persyarafan radiks yang terkena, dimana daerah ini sesuai dengan kawasan dermatom. Manifestasi nyeri tengkuk dapat berlokasi di daerah tengkuk sendiri atau menyebar ke tempat lain, daerah sebaran yang terbanyak adalah anggota gerak atas dan kepala.

PENYEBAB CERVICAL SYNDROME

Terdapat dua penyebab timbulnya cervical syndrome yaitu :

1. Foramen intervertebralis menyempit

  • Terbentuknya osteofit atau eksostosis yang masuk ke dalam foramen interveterbralis sehingga dapat menekan radiks.
  • Adanya penipisan dari diskus intervertebralis sehingga keadaan ini akan mendekatkan jarak kedua pedikel yang membentuk foramen intervertebralis. Namun demikian adanya penyempitan foramen intervertebralis harus disesuaikan dengan gejala dan tanda yang dikeluhkan penderita dan ditemukan dalam pemeriksaan.

2. Foramen intervetrebalis tetap utuh

  • Peradangan dari syarafnya sendiri misal radikulitis
  • Dorongan dari tumor, abses atau pendarahan oleh karena trauma tumor
  • Radiks mengalami tarikan, misalnya pada trauma whiplast (pecut) yaitu trauma oleh karena anggukan kepala yang intensif yang didahului oleh tengadahan kepala, dimana radiks dorsalis C5, C6, dan C7 teregangdan mengalami reksis.
  • HNP cervikalis yang paling sering terdapat diantara C5 dan C6 serta antara C6 dan C7 sehingga menekan radiks C6 dan radiks C7.

syaraf cervikal

GEJALA DAN TANDA

Syaraf cervikal yang berperan pada persyarafan bahu, lengan sampai jari-jari adalah syaraf cervikal yang berasal dari segmen-segmen medula spinalis C5, C6, C7 dan C8. Berdasarkan keterangan di atas, radiks-radiks dari segmen inilah yang memegang peranan timbulkan cervical syndrome.

Gejala dan tanda dari gangguan masing-masing radiks spinalis seperti terlihat pada skema di bawah ini.

Radiks Nyeri dijalarkan dari leher ke Kelemahanotot-otot Gangguan sensibilitas Refleks tendon
C5 Bahu bagian bawah dan lengan atas bagian lateral SupraspinatusDeltoideusInfraspinatus

Biseps

Permukaan ventral lengan atas dan bawah Refleks biseps tidak terganggu/menurun
C6 Bagian lateral (radial) lengan bawah BisepsBrakhiradialis Permukaan ibu jari da tepi radial dari lengan Refleks biseps menurun/menghilang
C7 Bagian dorsal lengan bawah Triseps Permukaan jari telunjuk, jari tengah dan dorsum manus Refleks triseps menurun/menghilang
C8 Bagian medial lengan bawah Otot-otot tangan interosei Jari kelingking dan jari manis Refleks biseps dan triseps tidak terganggu

 

DIAGNOSA KLINIS

Untuk menegakkan diagnosis cervical syndrome dapat dilakukan berdasarkan gejala dan tanda seperti atas. Meskipun demikian pemeriksaan sebaiknya harus dilakukan secara teliti. Untuk mengetahui adanya rasa nyeri tengkuk yang bersifat radikuler dapat dilakukan tes-tes seperti berikut ini :

1. Tes kompres Lhermite

Yaitu penderita disuruh duduk kemudian dilakukan kompresi pada kepalanya dalam berbagai posisi (miring kanan, kiri, tengadah, menunduk). Hasil tes ini dinyatakan positif bila pada penekanan dirasakan adanya rasa nyeri yang dijalarkan.

2. Tes Valsava

Yaitu penderita disuruh mengejan dengan epiglotis tertutup. Hasil tes positif bila timbul rasa nyeri yang dijalarkan

3. Tes Naffziger

Yaitu kedua vena jugularis ditekan kemudian penderita disuruh mengejan. Hasil tes positif bila timbul rasa nyeri yang dijalarkan.

 

TERAPI

Berhubung cervical sindrome hanya merupakan kumpulan gejala maka terapinya akan bergantung pada etiologi yang didapat pada pemeriksaan. Sebagai contoh :

1. Bila penyebabnya adalah akibat dari trauma whiplast, maka dengan istirahat akan menjadi baik kembali.
2. Bila oleh karena spondilitis, maka dapat dilakukan rehabilitasi medik.

Program rehabilitasi medik antara lain fisioterapi dan pemasangan alat bantu seperti cervical collar.
alat bantu leher
3. Bila disertai dengan tanda-tanda medula spinalis ikut terganggu dan pemeriksaan mielografi didapatkan adanya tumor, maka dapat dilakukan operasi.

 

Situs: http://jani-orthoprost.com/cervical-syndrom-nyeri-leher.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s